Langsung ke konten utama

MEDIA PROMOSI DI BLACKBERRY

Seperti yang sudah Anda ketahui, BlackBerry memiliki fitur-fitur yang bisa digunakan untuk media promosi seperti smartphone lain pada umummya. Misalnya…

Telepon
Anda bisa menggunakan BlackBerry Anda untuk melakukan telemarketing kepada calon customer, customer, dan atau klien bisnis Anda.

SMS
Anda bisa menyebarkan informasi singkat seputar bisnis Anda atau promo produk tertentu kepada seluruh kontak BlackBerry Anda melalui SMS

Email
Anda bisa berkomunikasi satu sama lain dengan partner bisnis Anda atau menyebarkan Email untuk mempromosikan bisnis Anda.

Facebook
Anda bisa menggunakan Facebook untuk mempromosikan produk Anda dengan cara posting di status FB personal atau fanpage

Twitter
Anda bisa menggunakan Twitter untuk aktif di social media dengan cara berbagi informasi bermanfaat atau infromasi produk melalui tweet dan kultwit

Selain fitur-fitur tersebut, Anda juga bisa download aplikasi WhatsApp, Line, Kakao Talk, dan lain-lain untuk memudahkan Anda berkomunikasi atau menjaga hubungan dengan customer Anda. Khusus Anda yang menggunakan Android atau iOS, Anda bisa menggunakan social media lainnya seperti Path dan Instagram yang juga bisa Anda gunakan sebagai media promosi yang efektif.

BlackBerry Mesengger
Dalam buku ini Saya tidak akan membahas fitur-fitur yang telah saya sebutkan di atas. Selama beberapa bab kedepan, Anda akan memaksimalkan fitur-fitur yang ada dalam BlackBerry Mesengger untuk digunakan sebagai media promosi di BlackBerry. Berikut adalah media promosinya…
MEDIA PROMOSI DI BLACKBERRY
Selain Display Name, Display Picture, Status, dan Personal Message, Anda juga bisa menggunakan Broadcast Message dan Grup sebagai media promosi yang efektif di BlackBerry.
MEDIA PROMOSI DI BLACKBERRY
MEDIA PROMOSI DI BLACKBERRY

Selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGHADAPI CALON PEMBELI KETIKA MENJADI CS (customer service)

Walaupun sepertinya terlihat sangat gampang, ternyatamenghadapi para calon pembeli ketika kita menjadi CS (customer service) bukanlah sesuatu yang mudah!. Perlu keahlian khusus agar kita bisa membius calon pembeli untuk menyukai barang dagangan kita dan kemudian melakukan pembelian. Banyak pebisnis online yang mengabaikan hal ini dengan alasan mereka sudah terbiasa berkomunikasi dengan banyak orang. Tetapi ketika mereka dihadapkan dengan calon pembeli, mereka menjadi bingung, “kok banyaknya cuma nanya-nanya saja ya?”. Nah kan, percuma saja website atau toko online anda berada di halaman satu google, percuma saja website atau toko online anda ramai dikunjungi, jika anda tidak tahu bagaimana caranya membuat calon pembeli malakukan order atau pembelian. Jujur, saya juga masih mempelajari trik-trik melayani calon pembeli ini (maklum, yang lebih paham itu adalah istri saya hehe). Ia bisa membuat banyak orang yang tadinya tidak melakukan order dan bahkan tidak mempercayai produk yang ia jual...

30 teknik jualan laris 3

6. OTORITAS ‚GUNAKAN POWER ANDA SAAT MENJUAL!‛ Teknik ini hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang memiliki posisi lebih tinggi daripada penjualnya. Misalnya Anda adalah seorang tokoh, selebriti, artis, trainer, atau siapapun yang memiliki banyak penggemar. Gunakanlah teknik OTORITAS saat menjual. Sekilas teknis ini seperti memanfaatkan kedudukan, tapi memang begitu adanya. Saya pun sering melakukannya. Ibaratnya, kalau seorang selebriti membuat sebuah produk, walaupun produknya jelek, kemungkinan produknya bakalan laku. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kita memiliki Otoritas yang tinggi? Jadilah pribadi yang positif. Bangunlah personal image yang bagus. Berbagilah manfaat dengan orang-orang di sekitar Anda. Fokuslah pada satu bidang, tajamkan bidang tersebut. Percaya atau tidak, perlahan Anda akan memiliki banyak ‘fans’ dan disaat itulah Otoritas Anda akan terbangun. 7. TANYA BALIK ‚JANGAN BIARKAN PERCAKAPAN BERAKHIR DI ANDA, LANGSUNG TANYA BALIK!‛ Teknik ini adalah teknik fav...

30 teknik jualan laris 5

12. PERBANDINGAN ‚SESUATU YANG DIBANDINGKAN, AKAN MUDAH UNTUK DIPILIH‛ Teknik PERBANDINGAN ini mirip dengan teknik Pertanyaan Pilihan. Perbedaannya terletak dari cara menawarkannya. Kalau teknik pertanyaan pilihan hanya ada 2 pilihan yang ditawarkan dan cenderung menyudutkan agar mereka membeli salah satunya, teknik perbandingan tidak demikian. Teknik ini cenderung membuat calon pembeli memilih sesuai hatinya sendiri. Tugas kita hanya mengeluarkan berbagai macam produk (lebih dari dua) yang memungkinan dibeli oleh mereka. Dalam praktiknya, biasanya dilengkapi dengan penampakan visual produknya, agar pilihan dari hatinya lebih mantap. Misalnya... “Ibu produk A harganya lebih mahal. Kualitasnya pun memang sangat bagus. Kalau produk B ini harganya lumayan terjangkau. Kualitasnya juga bagus. Kalau produk C harganya murah banget. Tapi ya itu, kualitasnya pun biasa-biasa saja. Ibu pilih yang mana?” Perhatikan contoh di atas, sebagai penjual Anda tidak perlu menyudutkan agar calon pembeli mem...