Langsung ke konten utama

5 Prinsip Penting agar Mudah Closing

5 Prinsip Penting agar Mudah Closing

1. TIDAK, Tidak Berarti TIDAK!
Ketika calon pembeli Anda berkata “Tidak”, “Nggak”, dan sejenisnya, Anda harus curiga dan berpikir bahwa selalu ada alasan dibalik kata “Tidak” tersebut. Cobalah tebak dan pikirkan apa yang sedang dipikirkan calon pembeli. Misalnya…
 Tidak hari ini
 Tidak dengan harga segitu
 Tidak dengan jumlah segitu
 Tidak kalau warna yang itu
 Tidak dengan spesifikasi produk yang begitu
 Tidak sekarang
 dan lain-lain
Tugas Anda, terus gali apa yang diinginkan calon pembeli. Gali dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkualitas.

2. ADA.. BISA.. BOLEH..
3 kata ini akan menjadi ciri khas seorang penjual yang hebat. Mereka berpikir, selalu ada peluang bagus di setiap pernyataan yang diungkapkan oleh calon pembeli. Misalnya…
• Mereka bertanya kepada Anda, “Ada model yang lain?”. Jawabannya, ADA… Walaupun misalnya tipe itu
sebenarnya sudah habis. Katakanlah “ADA” dulu, baru bilang “tapi sekarang stoknya sudah habis. Karena banyak banget yang pesan”.
• “Bisa dikirim hari ini barangnya?”. Jawabannya, BISA… “Saya akan usahakan semoga bisa dikirim hari ini dan bisa sampai tepat waktu”
• “Boleh minta rincian produknya dulu?”. Jawabannya, BOLEH…. Anda silakan jelaskan rincian produknya terlebih dahulu dengan sabar.

3. TERIMAKASIH… TOLONG... MAAF…
3 kata ini adalah kata yang wajib dimiliki oleh customer service yang handal. Tujuannya tiada lain membuat mereka nyaman dengan Anda dan ingin terus bertransaksi dengan Anda.
Misalnya…
• “Terimakasih ya mba sudah order barangnya di kami. Semoga bermanfaat untuk mba dan keluarga
• “Oh ya mas, bisa tolong kirim alamat lengkapnya?”
• “Maaf bu, nanti kalau sudah transfer kabari ya…

4. Sebut Nama Customer
Menyebutkan nama customer saat berkomunikasi langsung akan sangat membangun kedekatan dan trsut di mata customer. Sering-seringlah sebut nama customer Anda ketika berkomunikasi dengan mereka. Misalnya…
• “Mba Dina, kapan ada rencana main ke Bandung?”
• “Mba Dina nanti kalau main ke Bandung kabarin yah..”
• “Makasih banyak ya mba Dina…”
• dan seterusnya

5. Pujian itu Baik
Coba Anda bayangkan, apa perasaan Anda ketika ada orang yang mengatakan kepada diri Anda, “Kamu HEBAT! Saya kagum denganmu”. Apa yang Anda rasakan? Senang bukan? Itulah sifat manusia… Sadar atau tidak, manusia itu senang dipuji. Prinsip inilah yang bisa kita gunakan dalam melakukan penjualan kepada calon customer kita. Bagaimana caranya?

Ketika Anda berkomunikasi dengan teman-teman BlackBerry Anda, Anda cukup mengapresiasi apa yang mereka katakan. Anda bisa menggunakan kata berikut ini untuk mengapresiasi dan memuji mereka:
• Kereeen…!!!
• Dahsyat!
• Luar Biasa!
• Mba hebat…
• Mas sangat betul…
• Benar itu pak!
• Memang begitu ibu…
• dan lain-lain

Menyerah? Dadaaah…
“Saya sudah melakukan PDKT ke calon pembeli, praktik teknik closing, pakai 5 prinsip tadi, tapi kok nggak closing-closing ya? Mungkin bagi sebagian orang, tidak terjadi closing menyebabkan mereka menyerah ketika menjual. Ya betul, mereka berhenti menjual! Haduuuh…. Kalau Anda seperti ini, kapan mau tembus
Omset 100 jutanya?

Tapi walaupun demikian, Saya menganggapnya wajar. Hal tersebut sejalan dengan sebuah penelitian dari Dr. Herb True yang mengungkapkan bahwa:
 46% penjual menyerah saat gagal closing pertama kali
 24% penjual meminta untuk kedua kali
 14% meminta untuk ketiga kali
 12% menyerah meminta untuk keempat kali
 60% closing terjadi setelah percobaan kelima kali

Nah lho… Kebanyakan orang berhasil closing setelah percobaan yang ke-5. Artinya, Anda jangan menyerah! Menyerah artinya kalah. Kalau kalah, yasudahlah. Dadaaah…
“Menyerah artinya KALAH…”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Meningkatkan CTR Adsense

Traffik/Pengunjung Menurut saya, ini adalah faktor yang paling sulit untuk kita optimasi. Pertama, banyaknya pengunjung yang menjadi faktor paling penting adalah hal yang tidak mudah didapatkan. Kedua, tidak banyak pengunjung yang mau mengklik iklan anda. Poin pertama, adalah syarat mutlak yang harus terus anda optimalkan karena bagaimanapun banyaknya pengunjung berbanding lurus dengan penghasilan. Jadi, optimalkan dulu jumlah pengunjung anda, baru lakukan ketiga langkah dibawah ini. 1. Buat pengunjung nyaman Yap, buat pengunjung nyaman. Jangan sampai mereka meng-close situs kita sebelum mereka membaca konten blog kita. Banyak hal yang bisa membuat pengunjung nyaman. 2 hal yang paling penting adalah konten dan desain, yang mana juga dibahas secara khusus pada artikel ini. Hal lain yang bisa membuat pengunjung nyaman, adalah gaya menulis anda. Tata bahasa yang lugas, jelas tapi santai juga mempengaruhi kenyamanan pengunjung. Kenyamanan pengunjung adalah untuk membuat pengunjung berlama-...

Membuat Agar Video Terlihat Lebih Menarik

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, tentunya kita harus membuat video yang menarik. Percuma saja kita berlama-lama membuat video, menghabiskan waktu untuk mengupload video dan melakukan optimasi agar video tersebut banyak ditonton. Ternyata ketika video tersebut dilihat oleh para penonton, mereka hanya menonton video kita selama beberapa detik saja, walah Sia-sia!. Lalu bagaimana cara yang lebih baiknya? Tenang kita akan membahasnya. Oya sebelum kita lanjut, saya ingin memberitahu tools-tools basic yang sangat berguna untuk proses pembuatan dan juga editing video… Tools yang sangat berguna untuk membuat video Windows Movie Maker atau Adobe Premiere untuk pengguna Windows dan Imovie untuk pengguna Mac. Software ini berguna untuk pembuatan dan juga proses editing video. Teman-teman yang ingin membuat video wajib memilikinya. Camtasia atau Fastsone Capture untuk pengguna Windows dan Screenflow untuk pengguna Mac. Tools ini berguna untuk merecord screen dan juga lainnya. Adobe After E...

30 teknik jualan laris 3

6. OTORITAS ‚GUNAKAN POWER ANDA SAAT MENJUAL!‛ Teknik ini hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang memiliki posisi lebih tinggi daripada penjualnya. Misalnya Anda adalah seorang tokoh, selebriti, artis, trainer, atau siapapun yang memiliki banyak penggemar. Gunakanlah teknik OTORITAS saat menjual. Sekilas teknis ini seperti memanfaatkan kedudukan, tapi memang begitu adanya. Saya pun sering melakukannya. Ibaratnya, kalau seorang selebriti membuat sebuah produk, walaupun produknya jelek, kemungkinan produknya bakalan laku. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kita memiliki Otoritas yang tinggi? Jadilah pribadi yang positif. Bangunlah personal image yang bagus. Berbagilah manfaat dengan orang-orang di sekitar Anda. Fokuslah pada satu bidang, tajamkan bidang tersebut. Percaya atau tidak, perlahan Anda akan memiliki banyak ‘fans’ dan disaat itulah Otoritas Anda akan terbangun. 7. TANYA BALIK ‚JANGAN BIARKAN PERCAKAPAN BERAKHIR DI ANDA, LANGSUNG TANYA BALIK!‛ Teknik ini adalah teknik fav...