Langsung ke konten utama

Cara Iklan Bekerja Di Social Media

Iklan disebut efektif jika tepat sasaran. Adanya audience yang melihat, membaca, dan diharapkan menjadi calon pembeli potensial bagi produk anda.

Social media menjadi media yang sangat diperhitungkan di Indonesia. Di beberapa social media, pengguna dari Indonesia meraih posisi teratas dari jumlah kesuluruhan. Sebut saja Facebook, Twitter, Instagram, dan Path.
Cara Iklan Bekerja Di Social Media
Jumlah pengguna aktif yang jumlahnya luar biasa ini membuka ruang bagi mereka yang ingin mempromosikan produknya ke social media. Ciri khas social media yaitu berbagai hal yang diposting di halaman pribadinya akan muncul di timeline/feed lingkaran pertemanan mereka.

Misalnya di Twitter, jika saya menuliskan tweet, maka tweet tersebut akan muncul di timeline
teman-teman follower saya. Karenanya peluang dibaca oleh mereka pun semakin besar.

Ada 2 cara yang umum dilakukan ketika beriklan di social media.

Pertama menggunakan ‘Jasa Promote’. Yaitu mempromosikan produk di sebuah akun yang
memiliki follower/fans dalam jumlah banyak. Cara mempromosikannya bisa ‘Direct Promo’
yaitu langsung promo menggunakan kaidah promosi. Contoh: “Sepatu ini unik gak pasaran. Cek koleksinya sekarang di website SepatuKaca.com”
Cara Iklan Bekerja Di Social Media
Atau dengan cara ‘Buzzing’ yaitu akun/seseorang tersebut tidak secara langsung menawarkan produk tersebut (samar-samar). Contohnya, tweetnya menyebutkan: “Habis main ke Outlet Wakai. Pengen nambah koleksi lagi.” .
Cara Iklan Bekerja Di Social Media
Seolah-olah dia hanya menuliskan tweet biasa, tapi sebenarnya yang dilakukan adalah memberikan sugesti kepada followernya untuk mengenalkan sebuah produk.

Kedua, dengan beriklan di fitur yang disediakan social media tersebut. Pada Facebook menggunakan Facebook Ads. Siapapun bisa beriklan di Facebook dengan target pasar yang bisa ditentukan sendiri secara spesifik.

Iklan di Facebook menggunakan “Post Page Engagement”
Beriklan di social media menjadi jalan keluar yang jauh lebih hemat dan efektif daripada beriklan di media konvensional seperti surat kabar dan televisi yang membutuhkan biaya cukup besar.

Iklan di Facebook menggunakan “Post Page Engagement”
Terdapat beberapa jenis iklan yang ditawarkan oleh Facebook. Anda dapat lihat masing-masing jenisnya di gambar berikut.
Iklan di Facebook menggunakan “Post Page Engagement”
Untuk mencobanya anda bisa klik ke halaman ini: https://www.facebook.com/ads/ Salah satu yang paling diminati bayak pemasang iklan adalah jenis “Post Page Engagement”.

Secara sederhana, anda hanya perlu posting status/link/gambar/video di Page anda lalu Facebook akan menampilkan posting anda di Feed siapapun yang menjadi target market anda. Untuk bisa beriklan disini hanya perlu biaya minimalN10ribu saja. Murah bukan?

Keunggulan beriklan di Facebook Ads, anda dapat menentukan secara detail karakteristik target market yang bisa melihat iklan anda. Ini efektif karena anda benar-benar berpromosi tepat sasaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 teknik jualan laris 3

6. OTORITAS ‚GUNAKAN POWER ANDA SAAT MENJUAL!‛ Teknik ini hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang memiliki posisi lebih tinggi daripada penjualnya. Misalnya Anda adalah seorang tokoh, selebriti, artis, trainer, atau siapapun yang memiliki banyak penggemar. Gunakanlah teknik OTORITAS saat menjual. Sekilas teknis ini seperti memanfaatkan kedudukan, tapi memang begitu adanya. Saya pun sering melakukannya. Ibaratnya, kalau seorang selebriti membuat sebuah produk, walaupun produknya jelek, kemungkinan produknya bakalan laku. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kita memiliki Otoritas yang tinggi? Jadilah pribadi yang positif. Bangunlah personal image yang bagus. Berbagilah manfaat dengan orang-orang di sekitar Anda. Fokuslah pada satu bidang, tajamkan bidang tersebut. Percaya atau tidak, perlahan Anda akan memiliki banyak ‘fans’ dan disaat itulah Otoritas Anda akan terbangun. 7. TANYA BALIK ‚JANGAN BIARKAN PERCAKAPAN BERAKHIR DI ANDA, LANGSUNG TANYA BALIK!‛ Teknik ini adalah teknik fav...

CARA MENGHADAPI CALON PEMBELI KETIKA MENJADI CS (customer service)

Walaupun sepertinya terlihat sangat gampang, ternyatamenghadapi para calon pembeli ketika kita menjadi CS (customer service) bukanlah sesuatu yang mudah!. Perlu keahlian khusus agar kita bisa membius calon pembeli untuk menyukai barang dagangan kita dan kemudian melakukan pembelian. Banyak pebisnis online yang mengabaikan hal ini dengan alasan mereka sudah terbiasa berkomunikasi dengan banyak orang. Tetapi ketika mereka dihadapkan dengan calon pembeli, mereka menjadi bingung, “kok banyaknya cuma nanya-nanya saja ya?”. Nah kan, percuma saja website atau toko online anda berada di halaman satu google, percuma saja website atau toko online anda ramai dikunjungi, jika anda tidak tahu bagaimana caranya membuat calon pembeli malakukan order atau pembelian. Jujur, saya juga masih mempelajari trik-trik melayani calon pembeli ini (maklum, yang lebih paham itu adalah istri saya hehe). Ia bisa membuat banyak orang yang tadinya tidak melakukan order dan bahkan tidak mempercayai produk yang ia jual...

Memanfaatkan Youtube Untuk Bisnis Online

A. Memanfaatkan Youtube untuk bisnis toko online dan bisnis lainnya Saya sangat sering memanfaatkan youtube untuk bisnis toko online saya. Salah satunya adalah toko online kue kering milik istri saya. Saat itu saya belum membuat website untuk bisnis kue kering istri saya. Saya hanya menggunakan youtube saja. Seinggat saya, Saya membuat video untuk bisnis kue kering milik istri saya, lalu saya mengupload video tersebut ke youtube. Beberapa jam setelah saya mengupload video tersebut ke youtube, istri saya melaporkan bahwa sudah ada orang yang menghubunginya untuk membeli kue kering. Wow, sangat cepat bukan?. Teman-teman juga bisa mempromosikan bisnis toko online dan bisnis lainnya yang teman-teman miliki dengan menggunakan youtube. B. Bisakah menggunakan Youtube untuk bermain affiliate?, Ya bisa! Affiliate adalah salah satu bisnis online yang cukup menjanjikan. Yang mana tugas kita hanyalah mempromosikan produk orang lain. Jika ada pembelian dari produk tersebut (melalui link affiliasi k...